Google Maps Bantu Penangkapan Mafia Itali, Setelah 20 Tahun Buron

Ruang Internasional — Penangkapan mafia Itali kelas kakap oleh kepolisian, Google Maps ikut bantu, gioacchino Gammino telah menjadi buron dan bersembunyi selama hampir 20 tahun sebelum akhirnya dibekuk.

Setelah investigasi selama dua tahun, Gammino terlacak di Galapagar, Spanyol, tempat ia hidup dengan nama samaran. Kota itu dekat dengan ibu kota negara itu, Madrid.

Penyelidik mengatakan, setelah penyelidikan selama dua tahun, Gioacchino Gamino (61) terlacak berada di Galapagar, Spanyol, di mana dia tinggal dengan nama palsu. Kota ini dekat dengan Madrid, ibu kota Spanyol.

Gambar tampilan jalan Google Maps yang menggambarkan seorang pria yang mirip dengannya di depan toko buah adalah kunci dalam memicu penyelidikan lebih lanjut.

Mengutip CNN, foto jalanan dari Google Maps yang memperlihatkan seorang pria mirip dengan buronan itu menjadi kunci dari investigasi mendalam. Pria tadi terlihat berada di depan toko buah.

“Foto itu membantu kami mengonfirmasi investigasi yang kami lakukan dengan cara konvensional,” tutur Wakil Direktur Unit Polisi Anti-Mafia Italia (DIA), Nicola Altiero.

Altiero menuturkan, Gammino kini ditahan di Spanyol, dan pihaknya berharap dapat bisa membawa pria itu kembali ke Italia pada akhir Februari. Gammino merupakan salah satu anggota sindikat mafia Sicilia. Ia berhasil melarikan diri dari penjara Rebibbia Roma di 2002.

Gioacchino Gammino Sebelumnya Didakwa Seumur Hidup

Pada 2003, Gammino didakwa seumur hidup atas pembunuhan yang dilakukan beberapa tahun sebelumnya.

Mafia Sisilia atau juga dikenal sebagai Cosa Nostra, merupakan salah satu sindikat narkoba yang disebut bekerja sama dengan Taliban. Oleh Kementerian Dalam Negeri Italia, dia tercatat sebagai salah satu buronan paling dicari di negara itu.

Pada September 2021, polisi Italia menangkap 20 anggota Mafia di kota Catania, Sisilia. Anggota sindikat ini dilaporkan menggunakan anak-anak untuk operasi perdagangan narkoba.

Menurut kantor berita ANSA Italia, anggota sindikat ini memaksa anak sepuluh tahun mengambil uang dari pembeli narkoba.

✅✅👉 Baca Juga:  Badai Kebangkrutan Hantam Jepang, 2.000 Perusahaan Tutup

Altiero mengatakan Gamino saat ini ditahan di Spanyol dan mereka berharap untuk membawanya kembali ke Italia pada akhir Februari mendatang.